“Mas, alamat tokonya dimana?”, kata salah satu calon pembeli di yahoo mesenger. Lalu saya menjawab secara lengkap alamat saya. Kemudian sang calon pembeli bertanya lagi, “Purwodadi, Grobogan itu di mana sih mas?’. Duh, padahal sudah saya tulis lengkap tapi masih saja dia tidak tahu di mana lokasi saya. Akhirnya saya menjelaskan bahwa Purwodadi itu terletak di sebelah timur kota Semarang. Baru dia agak mulai mengerti.
Dari cerita diatas ada yang perlu saya garis bawahi, kemudian saya huruf tebal sekaligus saya CTRL+I . Bahwa ternyata Kabupaten Grobogan atau lebih dikenal dengan Purwodadi ternyata kurang terkenal di dunia maya.

Perlu saya ceritakan bahwa Kabupaten Grobogan adalah Kabupaten terluas ke dua di Jawa Tengah, tapi ini tidak membuat kabupaten besar ini dikenal di seluruh Indonesia. Ada banyak kerugian jika sebuah Kabupaten ternyata kurang dikenal oleh sebagian besar orang. Salah satunya adalah pada contoh di atas, saya jadi membutuhkan waktu lebih banyak untuk menjelaskan terlebih dahulu dimanakah alamat saya. Ini beda jika semua orang sudah tahu tentang Purwodadi, mungkin dia tidak akan menanyakan secara detail dimanakah kota tersebut.
Contoh lain di dunia nyata, ketika beberapa hari yang lalu saya mengikuti acara Kopdar 1000 Blogger Nusantara di Sidoarjo, saya bertemu seseorang dan saya menceritakan tentang Purwodadi. Menurut dia purwodadi itu memiliki obyek wisata Baturaden. Padahal Baturaden terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas Nah..!!. Lalu saya mencoba meluruskan bahwa obyek wisata di Kabupaten Grobogan yang paling terkenal adalah Bledug Kuwu, sebuah fenomena alam yang mirip lumpur Lapindo tapi dengan skala lebih kecil. Selain itu ada juga Kesongo, berupa kawasan seluas 100 hektar yang terdiri dari padang savana, rawa dan letupan letupan lumpur yang sangat mempesona. Dan masih banyak lagi lokasi lain yang mempesona.  
Peran Blogger Grobogan
Lalu apa yang harus dilakukan agar Kabupaten Grobogan ini menjadi terkenal atau setidaknya tidak ada lagi orang yang bertanya,”Kabupaten Grobogan itu mana ya?”. Saya hanya akan mencoba menjawab berdasarkan kapasitas saya sebagai warga Kabupaten Grobogan yang kebetulan seorang Blogger. Sebenarnya sudah ada beberapa blogger yang dengan rajin menuliskan berbagai macam informasi tentang Grobogan, misalnya salah satu blogger senior dari Grobogan mas Arief S.W atau blog sebuah tempat di Grobogan yaitu CahNgroto.Net. Bahkan blog CahNgroto.Net tersebut mengusung Slogan Bareng Bergerak Bangun Grobogan”. Saya perlu menghaturkan salam hormat kepada beliau berdua yang dengan terus menulis tentang Grobogan, tanpa tendensi apapun kecuali mempopulerkan Purwodadi melalui dunia maya.
Saya sendiri juga punya sebuah cerita yang menarik berkaitan dengan aktivitas ngeblog selama ini. Saya pernah menulis tentang sebuah makanan di Purwodadi, bukan makanan khas sebenarnya. Makanan tersebut bernama Gethuk Lindri. Iya, gethuk lindri yang sering anda temui di berbagai wilayah di Jawa. Secara tidak sengaja saya menulis sebuah artikel tentang Gethuk Lindri Silahkan baca artikelnya di blog Infogrobogan.blogspot.com. Bukan artikel yang istimewa pada awalnya. Akan tetapi setahun kemudian, dari artikel tersebut saya dihubungi oleh pihak Trans7 yang menyatakan minatnya untuk meliput Toko pembuat Gethuk Lindri tersebut. Akhirnya diliputlah Toko makanan yang terletak di Jl.R Suprapto tersebut. Silahkan lihat tayangannya di bawah iniDan saat ini bukan hanya toko tersebut yang diliput oleh Laptop Si Unyil Trans7. Beberapa toko lain pun juga mendapat kesempatan untuk tampil di Trans7. Dari salah satu rekan blogger Purwodadi, sebenarnya ada banyak Blogger dari Grobogan yang sampai saat ini masih rajin update blognya, akan tetapi jarang yang saling berkomunikasi antar blogger tersebut. Hal tersebut karena memang tidak ada wadah atau forum yang mempersatukan para Blogger dari Grobogan. Jika ada semacam komunitas Blogger di Grobogan mungkin ketidakbersatuan tersebut bisa dirubah menjadi bersatu.Tentang pembentukan Komunitas Blogger tersebut, Mas Adi Wibowo bahkan sudah membuat Grup Blogger Grobogan di Facebook. Bagi Blogger dari Grobogan silahkan berkunjung ke fan page tersebut. Kemudian saya juga sering ngobrol melalui email dengan Mas Arief tentang pembentukan komunitas blogger Grobogan ini. Dari beliau saya mendapat banyak masukan tentang ide tersebut. Salah satunya adalah informasi tentang beberapa alamat blog para blogger dari Grobogan. Link blog tersebut saya pasang di blogroll di samping kanan. Namun tidak semua blog tersebut masih aktif. Tidak hanya blogger di Grobogan, Secara Nasional Memang benar peminat Blogger menurun sejak keberadaan sosial media, akan tetapi membludaknya peserta Kopdar 1000 Blogger Nusantara di SIdoarjo, sepertinya memberikan harapan bahwa Komunitas Blogger akan bertumbuh. Termasuk Para Blogger di Grobogan. Mudah-mudahan.Gambar dari : http://purwodadi.wordpress.com/category/grobogan/page/4/