Jam menunjukkan jam 22:00 saat bis Jaya Utama jurusan Surabaya-Semarang tiba di pertigaan menuju ke terminal Pati, Jawa Tengah. Saya bergegas turun dari bus, untuk melanjutkan perjalanan dari pati ke Purwodadi. Suasana Pati agak sepi, karena baru saja diguyur hujan. Saya sudah yakin bahwa memang tidak ada bus jurusan Pati-Purwodadi di jam 22:00 WIB. Maka hanya ada pilihan ojek atau menunggu sampai ada bus keesokan paginya.

Saat berjalan, tiba tiba ada suara sepeda motor mendekat. Dugaan saya benar, ternyata seorang Bapak yang berprofesi sebagai tukang ojek, menawarkan jasa kepada saya.”ojek mas?”, Kata sang bapak. Saya menjawab,”Ke Sukolilo berapa?”. “50 ribu mas”, kata beliau. Tapi bagi saya ongkos tersebut terlalu mahal, sebab sebagai perbandingan saya pernah naik ojek dari Kudus ke Grobogan ongkosnya 60 ribu rupiah. Maka saya berkesimpulan, seharusnya dari Pati ke Sukolilo tarifnya 25.000 atau 30000. Saya tawar 30000 ternyata beliau menolak. Saat sedang berjalan, ternyata saya melewati warung internet yang masih buka. Saya lalu bertanya ke Operator warnetnya, kira kira 1 jam berapa?. Ternyata ada paket sepuluh ribu rupiah untuk 6 jam. Akhirnya saya memutuskan untuk beristirahat di warnet sambil menunggu bus di pagi harinya.
Dari kernet bus Pati-Purwodadi saya tahu bahwa jadwal Bus Pati-Purwodadi sudah tidak beroperasi pada jam 17:00 WIB. Dan mulai lagi pada jam 03:00 WIB.