Aku bangun dari maut dalam ruangan yang bersekat. Kakakku memandang kepadaku. Ternyata semua yang ada didunia masih ada. Ini rumah sakit umum dan aku kecewa. Karena aku tidak mati.
Pikiranku sebelum aku disini sangatlah tertekan, merasa tidak punya masa depan. Skizofreniaku tak kunjung sembuh. Kakak pertamaku, yang sedang memandangku, sebelumnya memarahiku, karena ialah yang selalu menanggung biaya pengobatan penyakitku.
AKu terus kehilangan hal yang bermakna: hidupku, jiwaku, harapanku. Aku tak sanggup lagi menahan derita. Hidup ini terlampau berat untuk dilanjutkan. Dunia dan aku adalah dua kenyataan yang tak pernah saling memahami. Maka akupun memutuskan untuk bunuh diri : aku menelan 27 butir Clozapine 25 Miligram; dan juga semua diasepam 2 miligram yang aku punya, mungkin 60 butir. Namun aku sungguh kecewa, karena aku tak mati.
Disampingku berbaring seorang penderita diabetes akut. Kakinya kudung sebelah. Dan betapa mengerikan kakinya yang sebelah lagi, karena berlubang besar dibagian bawah telapak kakinya. Seorang lelaki muda, mungkin anaknya, setia menunggunya.
Namun apakah……....”


Paragraph diatas adalah sepenggal tulisan dari sebuah Buku berjudul Gelombang Lautan Jiwa – sebuah Psikomemoar karya Anta Samsara. Buku ini menceritakan perjuangan Anta Samsara yang berjuang melawan penyakit Skizofrenia.
Buku ini membuka pemahaman banyak pihak terutama bagi penderita Skizofrenia maupun keluarga yang merawatnya. Selama ini kita memang mengenal Skizofrenia sebagai penyakit Jiwa, Sakit jiwa. Dan penderita Skizofrenia lebih dikenal banyak orang sebagai Orang Gila. ya orang sering menjadikan “orang gila” sebagai bahan ejekan. Keterlaluan memang, tapi ini mungkin karena keterbatasan informasi yang mereka miliki sehingga dengan seenaknya menghina bahkan berbuat kasar.
Namun skizofrenia tak jauh beda dengan penyakit lain, dimana kita tetap memerlukan perawatan obat untuk mengontrol kadar dopamin. Hal ini sama seperti penderita Diabetes Melitus yang harus terus mengkonsumsi obat untuk mengontrol kadar insulin.
Membaca Buku Gelombang Lautan Jiwa, kita seperti diajak untuk memahami penyebab, gejala dan apa yang dirasakan oleh seorang penderita Skizofrenia. Bagi saya ini adalah sebuah buku yang sangat bermanfaat untuk membantu mengatasi penderita Skizofrenia.
Beberapa Testimoni dari sebagian pembaca
Membaca memoar Anta Samsara membuat saya sangat terharu. Karena apa yang saya saksikan pada anak saya sudah terwakili pada kisah yang dibuat olehnya. Gaya bahasa dan rasa penasaran yang sangat tinggi untuk mempelajari lebih detail tentang skizofrenia menjadi benang merah yang dapat saya ambil sebagai pembelajaran untuk lebih memahami anak saya.” Yadi Suparyadi

Info Lengkap Pembelian Buku Gelombang Lautan Jiwa 

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=405811359566&set=o.38338153743
Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia 
Bagus Utomo +62 815 8830 269