“Di pakistan dan Afghanistan, kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis; pada cangkir pertama engkau masih orang asing; Cangkir kedua, engkau teman; dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. Sebuah keluarga yang siap untuk berbuat apapun – Bahkan untuk mati”
Haji Ali, Kepala Desa Korphe, Pegunungan Karakoram, Pakistan.
kalimat diatas adalah sepenggal tulisan di buku Three Cups Of Tea. Sebenarnya buku Three Cups Of Tea ini sudah setahun yang lalu saya beli secara online dari salah satu toko buku online di internet. Dan baru hari ini saya membaca sampai selesai. Buku ini menceritakan tentang perjalanan dan kisah hidup seorang pendaki gunung yaitu Greg Mortenson yang gagal menaklukkan puncak K2 di Himalaya tapi justru berhasil mendirikan sekolah di Pakistan. Lebih tepatnya mendirikan sekolah bagi anak anak muslim di Pakistan. Sebagai “orang kafir” ia begitu dicintai oleh sebagian besar Muslim di “Pekarangan belakang” Taliban.
Buku ini memotivasi siapapun untuk melakukan kegiatan kemanusiaan tanpa memandang SARA..