Jaman sekarang kalau cari pekerjaan, memang harus “menyuap”. Kalau tidak begitu mana mungkin kita bisa kerja. Nampaknya beberapa dari kita masih menganggap bahwa pekerjaan adalah sebuah aktivitas di mana kita masuk pagi, pulang petang. Bekerja itu di kantor, bekerja itu PNS. Tak peduli berapapun biaya, mungkin bisa mencapai ratusan juta rupiah asal diterima jadi PNS, semua itu tak menjadi masalah. Toh, seandainya punya uang sebanyak 100 juta rupiah misalnya, belum tentu kita bisa memanfaatkan untuk usaha, ya kalau untung, kalau rugi?.

Profesi PNS memang menjanjikan masa depan yang cerah bagi sebagian orang. Sehingga tak heran, pada saat tes CPNS ribuan bahkan jutaan orang mengikuti tes dan berharap bisa diterima. Saya sendiri tidak tahu apakah memang benar praktek suap menyuap itu ada. Seandainya pun ada, saya kok tidak rela memberikan uang ratusan juta rupiah kepada siapa saja yang menjanjikan bisa diterima PNS.