Laboratorium Bahasa Search Engine Optimization atau lebih dikenal dengan SEO tentu bukan hal yang asing bagi para blogger, para internet marketer. Inti dari SEO adalah bagaimana sebuah situs bisa mendapatkan rangking yang optimal di mesin pencari, Google, yahoo, bing, gondez atau mesin pencari lainnya. Dan di antara banyak mesin pencari, yang paling dominan adalah google, yahoo atau bing. Kedepan istilah mesin pencarai saya sebut saja google. Kemudian setelah mendapatkan rangking yang bagus, minimal TOP 10 di mesin pencari, sebuah situs harus bisa menghasilkan penjualan, atau jika anda berbisnis PPC misal adsense atau Kliksaya, akan banyak orang yang mengklik di situs anda.


Mempelajari SEO tidak ubahnya kita sedang mempelajari dan memahami keinginan google. Para blogger, praktisi SEO, ataupun internet marketer, akan berusaha memahami google agar situsnya bisa mendapat rangking di Top 10 google. Inilah bedanya dengan bisnis offline, dalam bisnis offline, seorang pemasar harus memahami keinginan customernya. Lalu di susunlah rencana pemasaran yang matang, misalnya seperti sepeda motor Yamaha dengan strategi Touching Your Heart dan masih banyak strategi lainnya dari setiap perusahaan.
Dalam bisnis online semuanya terlihat lebih sederhana, seorang aktivis SEO tak ubahnya seorang marketing, jika Yamaha menggunakan slogan Touching Your Heart, maka boleh dikatakan seorang aktivis SEO harus Touching Google Heart. Lalu bagaimanakah hati google itu. Itulah yang saat ini sedang saya pelajari dan pelajari yaitu belajar SEO dengan memahami hati Google https://i1.wp.com/www.emoticons.cc/emoticons/contents/emoticon330.gif

Gambar : why1.blogdetik.com/