Ketika pada suatu sore saya menonton tayangan televisi, dengan nada suara yang dibuat-buat, Presenter acara tersebut menceritakan berita tentang Pencekalan Dewi Persik oleh walikota Tangerang. Tentu saja dengan diikuti dengan tampilan rekaman-rekaman video si artis. Di rekaman tersebut si artis dengan berani menantang sang pencekal, yaitu walikota Tangerang. Komentar pak Walikota bisa anda baca di http://www.info-artis.com. Nah, setelah komentar itu, si artis, menegasakan “maju terus pantang mundur“. Anda Pernah lihat goyangannya Dewi Persik? Tidak perlu di jawab, silahkan jawab dalam hati saja. Apakah menurut anda goyangannya seronok atau porno mungkin?. Coba simak penuturan dewi persik di selebriti.indonesiaselebriti.com. Artis dangdut tersebut mengatakan bahwa goyangannya tidak seronok.

Saya coba mengumpulkan beberapa reaksi atas pencekalan artis dangdut ini, berikut :

1. “Kemarin saja saya habis manggung di daerah Bandung, Jawa Barat, saya melakukan goyang itu didepan ibu-ibu haji, dan mereka tidak ada masalah tuh,” ujar Dewi (http://selebriti.indonesiaselebriti.com)
2. “Saya akan lanjutkan secara hukum, karena ini sudah sampai pada pencemaran nama baik. Kalau saya goyang seronok, saya akan tanyakan mana yang seronok,” ungkap Dewi ketika berada di studio 4 TPI, Taman Mini, Jakarta.(http://selebriti.indonesiaselebriti.com)
3. Dewi Persik: Saya Bukan Pelacur!(http://www.kompas.com)
4. Tuhan saja tidak melarang dan pekerjaan saya bukanlah pelacur. Jangan urus pekerjaan orang lain, urus saja daerahnya sendiri. Lagian mana mungkin di depan pejabat saya akan tampil dengan payudara terbuka,” sahutnya.(kapanlagi.com)

Nah, kalau menurut saya, Dewi Persik tersebut sedang berbuat yang terbaik bagi hidupnya. Dan satu lagi sang dewi sedang beramal. Dia sedang mengamalkan organ-organ tubuhnya untuk di nikmati para penonton, termasuk ibu-ibu haji tersebut. Cuma, karena amalnya sang Dewi tersebut Offside, jadi yo disemprit Pak Walikota. Ayo siapa yang mau nyemprit lagi, kalau perlu kartu merah..wah..!!