Tanggal 18 Maret 2008, kemarin, berdasarkan perhitungan masehi saya berusia 26 tahun. Tidak ada yang istimewa, selain bahwa jatah hidup saya di dunia ini maksimal tinggal 37 tahun lagi, bahkan mungkin bisa lebih cepat jika Allah menghendaki. Perhitungan ini berdasarkan usia Kanjeng Nabi Muhammad yakni 63 tahun. Tidak ada perayaan ulang tahun dan sebagainya. Berarti sudah hampir separo tinggal di dunia fana ini. 26 tahun berlalu sudah membawa kenangan, cerita, kisah, bahagia ataupun derita. Semuanya telah berlalu seiring berjalannya waktu.
Pertanyaannya saat ini :
1. Sudahkah saya menjadi khalifah di dunia ini.
2. Sudahkah saya memberi manfaat bagi agama ini
3. Sudahkah saya memberi manfaat bagi negara ini?
4. Sudahkah saya memberi manfaat bagi keluarga saya?
5. Sudahkah saya memberi manfaat bagi diri saya?
Jawabannya :belum seutuhnya..lalu ?

Berarti saya masih punya waktu selama 37 tahun untuk menjawab pertanyaan pertanyaan saya tersebut. Masih ada waktu terentang panjang, untuk menjawab semua itu. Ya, semua harus terjawab sebelum saya menutup mata, meninggalkan dunia yang hanya “mampir ngombe ini”. Menjawab agar kelak jawaban saya lancar di hadapan pengadilan Gusti Allah di dunia nyata Akhirat besok.

Duh Gusti.... Mugi paringo ing margi kaleresan
Sanes margining manungso kang manggih kanikmatan
Sanes margining manungso kang paduko laknati…
(Kyai Kanjeng)